DAI PEMKOT PALEMBANG HADIR DI KHATAMAN QURAN JILID 3 PONPES AT-TAUHIID

DAI PEMKOT PALEMBANG HADIR DI KHATAMAN QURAN JILID 3 PONPES AT-TAUHIID

Pemuluta Barat, Kampoeng Tauhiid Sriwijaya-AHAD (30/10) Santri Pondok Pesantren At Tauhiid Yayasan Kampoeng Tauhiid Sriwijaya Gelar Khataman Rutin Jilid III, Turut mengundang pembicara sekaligus da’i pemerintahan Kota Palembang, Ust. M.A Rohman Jalili, S.H di masjid lingkungan pondok pesantren At-Tauhiid, Pemulutan Barat Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Kegiatan khataman Al Qur’an ini rutim dilaksanakan setiap akhir bulan sebagai wujud syukur dan cara pesantren mendekatkan santri dengan Al Qur’an. Selain khataman, yang spesial di khataman Al Qur’an kali ini adalah dengan menghadirkan pembicara muda sekaligus Da’i Pemerintahan Kota Palembang yakni Ust. M.A Rohman Jalili, S.H yang juga Kepala Rumah Qur’an di Palembang, selain itu di lanjutkan dengan pengumuman pemenang lomba santri dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional pada 22 Oktober 2022, sebagai bukti bahwa santri memiliki peran dan semangat meneruskan perjuangan para ulama dan santri terdahulu dan tidak lupa mendo’akan hajat para donatur yang selama ini mensuport kegiatan-kegiatan Pesantren At-Tauhiid melalui Lembaga Amil Zakat kampoengzakat.com

Dalam tausiyahnya, Ust. Rohman Jalili menyampaikan sebelum kita membahas lebih dalam tentang Al Qur’an, penting bagi kita untuk mengetahui sejarah diturunkanya Al Qur’an, mengapa kita belajar Al Qur’an, Mengamalkan Al Qur’an, Mengajarkan dan mendakwahkan Al Qur’an, Terangnya.
Santri adalah penjaga Al Qur’an, mereka menghafalkan Al Qur’an tidak hanya dari lisanya saja, namun dari keilmuan tentang Al Qur’an seperti ilmu Nahu Sorob, Tajwid dan lain-lain.

Sementara itu, Ust. Ali Efendi selaku Mudir Pondok Pesantren At-Tauhiid menyapaikan bahwa santri harus terus dekat dengan Al Qur’an, karena Al Qur’an adalah pedoman hidup seorang muslim dari dahulu hingga akhir zaman.

Semoga kedepan kegiatan ini semakin berkembang dan dikemas dengan kegiatan-kegiatan yang bernilai multi manfaat lainya, seperti hari ini yg telah menghadirkan Da’i Muds Pemerintah Kota Palembang, kedepan harus jauh lebih baik lagi.

 

SHARING SESSION KULIAH DI AL-AZHAR KAIRO MESIR BERSAMA SANTRI AT-TAUHIID

SHARING SESSION KULIAH DI AL-AZHAR KAIRO MESIR BERSAMA SANTRI AT-TAUHIID

Indralaya, Kampoeng Tauhiid Sriwijaya- Jum’at (07/22) Pesantren At-Tauhiid mempersembahkan Kegiatan Bulanan Sharing Session Bersama Bang Rahmad yang merupakan Mahasiswa S1 Akidah Filsafat Universitas Al-Azhar Kairo Mesir. Dengan tema “Kuliah di Mesir? Why Not!!” Beliau juga merupakan santri alumni dari Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru, Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Kegiatan ini dilaksanakan di masjid Nur Khairon Pondok Pesantren At-Tauhiid yang dihadiri oleh seluruh santriwan dan santriwati Pondok Pesantren At-Tauhiid serta para civitas membuat suasana sharing semakin seru dan berkesan. Tak hanya itu, kegiatan ngobrol santai inipun di siarkan melalui facebook resmi Kampoeng Tauhiid Sriwijaya secara langsung oleh tim Markom pesantren sehingga para wali santri dan teman-teman yang tidak menyempatkan hadir di lokasi bisa menyimak kegiatan ini melalui media facebook masing-masing.

Banyak sekali pelajaran yang mampu kita ambil dalam memotivasi diri terkait didunia pendidikan. Maryansya, S.H selaku ketua pelaksana sekaligus kepala devisi kepesantrenan menyampaikan bahwa dengan Dengan di adaknnya kegiatan ini “dapat menumbuhkan motivasi belajar kepada santriwan dan santriwati agar mampu mengikuti jejak bang Rahmad bisa menggapai cita-citanya sampai berpendidikan tinggi ke luar negeri.”

Adapun pesan dari bang rahmat dalam motivasinya menyampaikan kepada para santri bahwa “Kalian harus bisa menemukan tujuan kalian. Dan harus mau menempuh jalannya serta bersusah payah agar tujuan itu bisa terwujud. Termasuk ketika kalian menginginkan untuk kuliah keluar negeri. Kalian harus meyakinkan diri kalian bahwa kalian bisa untuk mencapainya. Jalani prosesnya, tidak semua apa yang diinginkan bisa di dapat secara instan, semua butuh proses dan pengorbanan.”Ujarnya dalam kutipan Sharing Session kali ini.

 

PASUKAN PENGIBAR BENDERA PUSAKA OLEH SANTRI PESANTREN AT-TAUHIID

PASUKAN PENGIBAR BENDERA PUSAKA OLEH SANTRI PESANTREN AT-TAUHIID

Indralaya, Kampoeng Tauhiid Sriwijaya-Rabu(17/08/22), Civitas dan Para Santri Kampoeng Tauhiid Sriwijaya sukses kibarkan bendera merah putih di upacara pengibaran bendera di lapangan utama pesantren Kampoeng Tauhiid Sriwijaya, Pamulutan Barat kab. Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Pada kegiatan tersebut seluruh civitas dan para santri dengan khidmat mengikuti proses pengibaran bendera dan sususan kegiatan lainya seperti pembacaan Proklamasi Kemerdekaan, Menyanyikan lagu-lagu kemerdekaan dan ditutup dengan do’a. Petugas prosesi upacara merupakan satri Pondok Pesantren At-Tauhiid yang sudah berlatih demi mengibarkan sang bendera merah putih dengan sepenuh hati.

Muhamad Sutrisno, selaku pembina upacara menyampaikan Makna Perjuangan menuju Kemerdekaan, keluarga, harta, jiwa dan raga yang telah dikorbankan para pahlawan. Proklamasi kemerdekaan adalah momentum revolusi menuju perbaikan, semoga kedepan kita dapat meneruskan perjuangan para pahlawan, minimal dilingkungan pesantren tempat pars santri berjuang menuju cita-cita.

Di hari kemerdekaan ini, bersama kita tekadkan untuk bisa revolusi Akhlaqul Karimah dengan 3Sa : Saya aman bagimu, Saya menyenangkab bagumu, Saya Bermanfaat bagimu. Sehingga tercapai nilai-nilai budaya santri yang kondusif, tutur kata apik, lingkungan bersih, dan adab sesuai tatanan di Pesantren Kampoeng Tauhiid Sriwijaya. Tuturnya saat menyampaikan amanat pembina upacara.

Kegiatan upacara pengibaran bendera di Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia rutin dijalankan setiap tahunya, bahkan persiapan yang matang selalu dijalankan, selalu ada carita dalam setiap perjuangan penyambutan momen Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 kali ini.

Sukses terus Indonesiaku, Kami santri maju di garda terdepan untuk menjunjungmu, Rela mati demi sang Ibu Pertiwi.